Archive for the ‘Openbsd Server’ Category

Howto use OpenBSD as a GIS server

Wednesday, December 23rd, 2009

Masih dalam masa oprek….

http://gruiik.info/gis.html

Konsep Sistem Informasi Geografis (SIG)

Wednesday, December 23rd, 2009

Sistem Informasi Geografis (Geographic Information System/GIS) yang selanjutnya akan disebut SIG merupakan sistem informasi berbasis komputer yang digunakan untuk mengolah dan menyimpan data atau informasi geografis (Aronoff, 1989).

Secara umum pengertian SIG sebagai berikut:

“Suatu komponen yang terdiri dari perangkat keras, perangkat lunak, data geografis dan sumberdaya manusia yang bekerja bersama secara efektif untuk memasukan, menyimpan, memperbaiki, memperbaharui, mengelola, memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisa dan menampilkan data dalam suatu informasi berbasis geografis.”

Pada dasarnya SIG dapat dikerjakan secara manual. Namun dalam pembahasan selanjutnya SIG akan selalu diasosiasikan dengan sistem yang berbasis komputer. SIG yang berbasis komputer akan sangat membantu ketika data geografis yang tersedia merupakan data dalam jumlah dan ukuran besar, dan terdiri dari banyak tema yang saling berkaitan.

SIG mempunyai kemampuan untuk menghubungkan berbagai data pada suatu titik tertentu di bumi, menggabungkannya, menganalisa dan akhirnya memetakan hasilnya. Data yang akan diolah pada SIG merupakan data spasial. Ini adalah sebuah data yang berorientasi geografis dan merupakan lokasi yang memiliki sistem koordinat tertentu, sebagai dasar referensinya. Sehingga aplikasi SIG dapat menjawab beberapa pertanyaan, seperti lokasi, kondisi, trend, pola dan pemodelan. Kemampuan inilah yang membedakan SIG dari sistem informasi lainnya.
Telah dijelaskan di awal bahwa SIG adalah suatu kesatuan sistem yang terdiri dari berbagai komponen. Tidak hanya perangkat keras komputer beserta dengan perangkat lunaknya, tapi harus tersedia data geografis yang akurat dan sumberdaya manusia untuk melaksanakan perannya dalam memformulasikan dan menganalisa persoalan yang menentukan keberhasilan SIG.

How to check Network speed (Bandwidth / throughput) between servers

Sunday, November 15th, 2009

One of the best tool I used to check network (bandwidth / throughput) speed is, iperf. The easiest way to install iperf is just google for iperf RPM, download appropriate rpm for your server.

You donot have to be an expert to run iperf. once iperf is installed in your server, just run iperf -s in the server and iperf -c ServerIP in client. Thats all, you will get the result. iperf is having many options to investigate your network performance.

For example:

At Server
=======

# iperf -s

————————————————————
Server listening on TCP port 5001
TCP window size: 32.00 KByte (default)
————————————————————

At Client
======

iperf -c 10.0.0.5
————————————————————
Client connecting to 10.0.0.5, TCP port 5001
TCP window size: 32.00 KByte (default)
————————————————————
[1912] local 10.0.0.211 port 1793 connected with 10.0.0.5 port 5001
[ ID] Interval Transfer Bandwidth
[1912] 0.0-10.0 sec 103 MBytes 94 Mbits/sec

—————————————————————————————————————–
Topics will be covered in this Blog are : Linux System Administrator - Memory Performance Tuning - File System - User Group - Linux / Unix Commands Processes - Virtual Swap Memory - Mail Server - Remote Access - Linux Permissions - Boot procedure system Logging - Network (xinetd) Configuration (ifconfig) - DNS - DHCP - Web Server - Kernel - Shell Script - Tuning Optimization High Availability Heart-BeatClustering-Backup and Recovery - Network Time Protocol - NIS - NFS - RPM Partition - /proc - Scheduling (crontab) - mount unmount - secured shell (ssh) - Remote Access - Virtual Network Computing (VNC) Default Ports - Services
—————————————————————————————————————–

ERROR : Could not append message to INBOX.Sent.

Tuesday, September 15th, 2009

pesan tersebut muncul ketika saya mengaktifkan themes di squirremail, ketika saya kirim pesan pasti ada pesan error diatas untuk lebihh lengkap errornya adalah sebagai berikut :

ERROR : Could not append message to INBOX.Sent.
Server responded: Error in IMAP command received by server.
ERROR:
ERROR : Connection dropped by imap-server.
Query: LOGOUT

untuk solusi permasalahn di atas adalah sebagai berikut :
ganti konfigurasi di config.php parameter ini

$sent_folder                    = ''INBOX.Sent''; rubah menjadi

$sent_folder                    = '''';

Use of undefined constant type - assumed ””type””

Tuesday, August 18th, 2009

;   - Show all errors, except for notices and coding standards warnings
;
error_reporting = E_ALL & ~E_NOTICE
;
;   - Show all errors, except for notices

Gnokii on Openbsd

Sunday, August 16th, 2009

Ternyata ti dak terlalu sulit untuk menghubungkan Sony K320i dengan openbsd, Ya walaupun harus duduk di komputer selama tiga jam dan lari kesana kemari untuk mendapatkan tutorial.

Siapkan openbsd yang telah terinstal dalam komputer, Hp, Kabel data udah langkah berikutnya :

1. Konekkan hp dengan komputer open bsd anda.
2. Liat di ” -bash-3.2# dmesg” sudah ada hadware ke detek belum
-bash-3.2# dmesg
______________________________________________________
root on wd0a swap on wd0b dump on wd0b
umodem0 at uhub0 port 1 configuration 1 interface 1 “Sony Ericsson Sony Ericsson K320″ rev 2.00/0.00 addr 2
umodem0: data interface 2, has CM over data, has break
umodem0: status change notification available
ucom0 at umodem0
umodem1 at uhub0 port 1 configuration 1 interface 3 “Sony Ericsson Sony Ericsson K320″ rev 2.00/0.00 addr 2
umodem1: data interface 4, has CM over data, has break
umodem1: status change notification available
ucom1 at umodem1
_________________________________________________________

ternyata hp kita telah di kenali oleh openbsd ok kita tinggal konfigure genokii nya saja

-bash-3.2# gnokii –monitor
__________________________________________________________
GNOKII Version 0.6.14
Entering monitor mode…
RFLevel: 14
Battery: 93
Power Source: battery
Network: unknown (unknown), LAC: fe62, CellID: 0000
CALL0: IDLE
CALL1: IDLE
RFLevel: 14
Battery: 93
Power Source: battery
^CNetwork: unknown (unknown), LAC: fe62, CellID: 0000
CALL0: IDLE
CALL1: IDLE

Yaudah dehh hp telah bisa digunakan sms / telp dari pc  “port = /dev/ttyU0″

Membuat sell makin asik

Sunday, July 26th, 2009

Rubah file .profile yang berada di root menjadi kaya gini hix hix …. ni aq juga boleh minta ama paman guru ..

# $OpenBSD: dot.profile,v 1.5 2005/03/30 21:18:33 millert Exp $
#
# sh/ksh initialization

PATH=/sbin:/usr/sbin:/bin:/usr/bin:/usr/X11R6/bin:/usr/local/sbin:/usr/local/bin
export PATH TERM=linux
: ${HOME=”/root”}
export HOME
umask 022

PS1=”@h w # ”
export PS1

dnscache dan local dnsroot

Sunday, July 26th, 2009

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa setiap permintaan DNS akan selalu melakukan query ke root server (di Bind adalah file named.root) untuk mencari nameserver yang sesuai dengan delegasi dari query tsb. Misalkan ada permintaan ke alamat www.postfix.or.id maka nameserver akan lookup ke root server, kemudian didapatkan data bahwa yang mengurusi TLD .id adalah nameserver dengan IP misalnya: 202.155.30.227 (ns1.id), 202.12.28.140 (sec3.apnic.net), 202.154.1.2 (ns1.rad.net.id) dan 202.159.32.2 (ns1.indo.net.id.). Baru kemudian nameserver melakukan query lagi ke salah satu server tersebut untuk mendapatkan data (RR) www.postfix.or.id (203.84.155.189).

Nah, kalau nameserver Anda adalah nameserver yang sibuk bagaimana pasti querynya juga banyak akhirnya menggunakan bandwidth. Bagaimana kalau kita bikin root nameserver di lokal saja untuk mengurangi query ke root server? Wah, boleh juga. Saratnya apa saja? Pastinya sudah ada dnscache dan tinydns yang terinstall. Lho kok masih butuh tinydns? Iya, buat mengelola data dns root lokal yang akan digunakan. Kalau begitu butuh IP satu lagi dong buat tinydns? Lha iya, tapi bisa pakai IP private kok, misalnya disini menggunakan IP: 127.53.0.1 . Jika semua siap kemudian buat sebuah file yang berisi script berikut ini :

#!/bin/sh
#
# Query semua delegasi root server setiap hari
# Email : asfik@its.ac.id

cd /tmp
/usr/local/bin/tcpclient f.root-servers.net 53
/usr/local/bin/axfr-get . /tmp/root.orsc
/tmp/root.orsc.tmp
cat /tmp/root.orsc | /usr/sbin/cleanup > /tmp/data
mv -f /tmp/data /etc/tinydns/root/
cd /etc/tinydns/root/
make > /dev/null 2>&1

Kemudian :

  • Asumsi tinydns sudah listen di IP 127.53.0.1 dan root data berada didirektori /etc/tinydns/root/
  • Jalankan script diatas, kalau OK, Anda akan mendapatkan data di file /etc/tinydns/root/data
  • Ubah alamat root nameserver yang digunakan oleh dnscache (biasanya di file /service/dnscache/root/servers/@) untuk menggunakan local dns root (127.53.0.1)
  • Selesai

Link :  http://www.layangan.com

Fping must be installed setuid root or it will not work

Thursday, July 23rd, 2009

Ketika mau mindahh mainan ke server monitoring, yaitu smokping ke server openbsd 4.5 ketika saya jalankan kok ada errrornta “Fping must be installed setuid root or it will not work” ya karena gakk tau googling aja dan ketemuu dehh jawabannya. Ternyata file FPing yang nantinya di jalankan oleh smokeping gak bisa diakses oleh smokeping, atau smokeping gak punya hak atas file tersebut solusinya:

chmod +s `which fping`? :)

Gitu aja kemudianjalankan smokeping jalan dehh….

How do I show the users I”ve created in a MySQL database?

Sunday, July 19th, 2009

Untuk menapilkan seluruh user yang ada di dalam mysql server kita kita dapat menjalankan perintah sebagai beriku :

select * from mysql.user;
untuk perintah di atas semua informasi tentang user akan tampil dan di tampilkan dengan bentuk kolom.

select * from mysql.userG;
Untuk perintah ini informasi user di tampilkan sekelompol.

select User from mysql.userG;
Ini perintahh untuk menampilkan usernya saja.

Ya sekian duluu ….