Archive for July, 2009

Seting wifi via ssh

Tuesday, July 28th, 2009

Baruu pertama kalii ini saya seting wifi via putty alias ssh hix hix, karena penerima pakek pccard wifi dan os pakek trustix pas dateng kerumah user ya agak bingung hix hix….. ternyata gak begituu susahh juga … beginii caranya..

1. coba jalankan perintah /etc/rc.d/rc.wireles
coba lihat apakah ssid dahh sama dengan bts kita kalo belum editt duluu ssid yang terletakk di
/etc/rc.d/rc.wireles.conf kemudian edit baris yang ada tulisanya ESSID:”any” pada any rubah
dengan ssid bts anda udah tingal jalankan aja service wifinya.
2. /etc/rc.d/rc.wireles

ya sekian duluu hix hix asikk jga

Membuat sell makin asik

Sunday, July 26th, 2009

Rubah file .profile yang berada di root menjadi kaya gini hix hix …. ni aq juga boleh minta ama paman guru ..

# $OpenBSD: dot.profile,v 1.5 2005/03/30 21:18:33 millert Exp $
#
# sh/ksh initialization

PATH=/sbin:/usr/sbin:/bin:/usr/bin:/usr/X11R6/bin:/usr/local/sbin:/usr/local/bin
export PATH TERM=linux
: ${HOME=”/root”}
export HOME
umask 022

PS1=”@h w # ”
export PS1

dnscache dan local dnsroot

Sunday, July 26th, 2009

Seperti yang telah kita ketahui, bahwa setiap permintaan DNS akan selalu melakukan query ke root server (di Bind adalah file named.root) untuk mencari nameserver yang sesuai dengan delegasi dari query tsb. Misalkan ada permintaan ke alamat www.postfix.or.id maka nameserver akan lookup ke root server, kemudian didapatkan data bahwa yang mengurusi TLD .id adalah nameserver dengan IP misalnya: 202.155.30.227 (ns1.id), 202.12.28.140 (sec3.apnic.net), 202.154.1.2 (ns1.rad.net.id) dan 202.159.32.2 (ns1.indo.net.id.). Baru kemudian nameserver melakukan query lagi ke salah satu server tersebut untuk mendapatkan data (RR) www.postfix.or.id (203.84.155.189).

Nah, kalau nameserver Anda adalah nameserver yang sibuk bagaimana pasti querynya juga banyak akhirnya menggunakan bandwidth. Bagaimana kalau kita bikin root nameserver di lokal saja untuk mengurangi query ke root server? Wah, boleh juga. Saratnya apa saja? Pastinya sudah ada dnscache dan tinydns yang terinstall. Lho kok masih butuh tinydns? Iya, buat mengelola data dns root lokal yang akan digunakan. Kalau begitu butuh IP satu lagi dong buat tinydns? Lha iya, tapi bisa pakai IP private kok, misalnya disini menggunakan IP: 127.53.0.1 . Jika semua siap kemudian buat sebuah file yang berisi script berikut ini :

#!/bin/sh
#
# Query semua delegasi root server setiap hari
# Email : asfik@its.ac.id

cd /tmp
/usr/local/bin/tcpclient f.root-servers.net 53
/usr/local/bin/axfr-get . /tmp/root.orsc
/tmp/root.orsc.tmp
cat /tmp/root.orsc | /usr/sbin/cleanup > /tmp/data
mv -f /tmp/data /etc/tinydns/root/
cd /etc/tinydns/root/
make > /dev/null 2>&1

Kemudian :

  • Asumsi tinydns sudah listen di IP 127.53.0.1 dan root data berada didirektori /etc/tinydns/root/
  • Jalankan script diatas, kalau OK, Anda akan mendapatkan data di file /etc/tinydns/root/data
  • Ubah alamat root nameserver yang digunakan oleh dnscache (biasanya di file /service/dnscache/root/servers/@) untuk menggunakan local dns root (127.53.0.1)
  • Selesai

Link :  http://www.layangan.com

Fping must be installed setuid root or it will not work

Thursday, July 23rd, 2009

Ketika mau mindahh mainan ke server monitoring, yaitu smokping ke server openbsd 4.5 ketika saya jalankan kok ada errrornta “Fping must be installed setuid root or it will not work” ya karena gakk tau googling aja dan ketemuu dehh jawabannya. Ternyata file FPing yang nantinya di jalankan oleh smokeping gak bisa diakses oleh smokeping, atau smokeping gak punya hak atas file tersebut solusinya:

chmod +s `which fping`? :)

Gitu aja kemudianjalankan smokeping jalan dehh….

Konsep OOP

Thursday, July 23rd, 2009

Ya karena pengen bisa buat web ya baca duluu pendukungnya, ni saya dapat penjelasan tentang OOP yang bagus dan mudahh di pahami ..

Dalam tutorial OOP PHP sebelumnya, kamu udah belajar tentang perbedaan Class dan Fungsi dalam konsep OOP dibandingkan pemrograman terstruktur yang pernah kamu pelajari selama ini. Sekarang, saya akan melanjutkan dengan penjelasan standar tentang konsep OOP yang umumnya memberi contoh dengan membuat asosiasi dengan benda-benda sehari-hari.
Saya pernah mendengar dan membaca beberapa asosiasi obyek pada OOP dengan kucing, mobil dan rumah dalam usaha untuk menjelaskan konsep OOP. Dari semua itu, menurut saya yang paling mudah di pahami adalah asosiasi dengan pembuatan rumah. Jadi kita akan mulai penjelasan konsep OOP kita dari sana sajalah (ya sajalah, masa saja dong).
Ok, mari kita mulai.
Bayangkan kamu dah cukup punya uang dan pengen membangun sendiri rumah idaman kamu, bukannya membeli jadi dari developer. Di sini saya asumsikan kamu udah beli tanahnya dan siap membangun.
Kamu pergi ke toko bangunan dan membeli semua bahan yang kamu perlukan yaitu batu bata, semen, pasir, kayu, dan material lainnya. Setelah semua siap, kamu berencana akan menggunakan jasa tukang membuat bangunan untuk membangun rumah kamu. Tentu saja tukang tersebut dengan bayaran yang sudah kalian sepakati akan mulai membangun rumah kamu.
Mereka mencampur air dengan semen dan pasir agar menjadi adonan semen yang kemudian akan digunakan untuk merekatkan batu bata dan membentuk dinding rumah kamu. Setelah dinding siap, mereka mulai memasang jendela kayu, pintu kayu dan atap dari genteng. Setelah semua terpasang, mereka akan mulai dengan proses finishing. Dinding akan di perhalus dan di cat, serta lantai dipasangin keramik. Semua diperbagus agar rumah kamu berdiri dengan indahnya.
Nah, proses pembangunan rumah itu sangat baik untuk menggambarkan konsep OOP. Perhatikan, rumah kamu itu tadi disusun dari berbagai macam obyek seperti batu bata, semen, air, cat dan sebagainya.
Kalau kamu pernah tanya sama tukang yang membangun rumah kamu memgenai susunan kimiawi semen, kira-kira bagaimana reaksinya? Yak tepat sekali, pada umumnya mereka akan menatap kamu dengan pandangan heran dan mungkin sedikit kesal. Yang pasti, hampir semua tukang bangunan tidak akan mengenal susunan kimiawi semen. Si tukang bangunan itu juga kemungkinan besar belum permah membuat batu bata, susunan kimiawi air, cat dan bagaimana proses pembuatan keramik untuk lantai rumah kamu.
Fakta ini tolong diingat: Rumah kamu dibangun dari berbagai obyek yang tidak diketahui cara pembuatan dan susunan kimiawinya oleh si tukang bangunan. Tukang bangunan itu tidak mengetahui detil dari bahan bangunan yang dia pergunakan. Dia tidak mengerti detil obyek yang dia gunakan. Si tukang hanya tahu cara menggunakannya tapi sudah bisa membuatkan sebuah rumah yang indah buat kamu.
Dengan pemrograman OOP, kamu kemungkinan besar akan melakukan hal yang sama dengan tukang bangunan itu. Kamu akan berkeliaran di Internet mencari berbagai obyek (ini nanti akan kita sebut class) yang kamu perlukan untuk membuat program idaman kamu jadi.

Kamu tidak perlu tahu detil obyek/class itu. Kamu cuma perlu tahu cara menggunakannya dalam program. Gitu tuh konsep OOP

Link :  http://prothelon.com

dBm to Watt Conversion Table

Wednesday, July 22nd, 2009

Konfersi db ke watt, ya mungkin para admin wifi penge tau antara berapa out power antara radio + antena yang mau di pancarkan.

Link : http://www.cpcstech.com/dbm-to-watt-conversion-information.htm

Welcome to CodeIgniter!

Monday, July 20th, 2009

The page you are looking at is being generated dynamically by CodeIgniter.

If you would like to edit this page you”ll find it located at:
system/application/views/welcome_message.php

The corresponding controller for this page is found at:
system/application/controllers/welcome.php

If you are exploring CodeIgniter for the very first time, you should start by reading the User Guide.

Page rendered in 0.0567 seconds
Wakaka di atas aq juga gak mudeng ya cuma baca2 biar agak gaya hix hix

How do I show the users I”ve created in a MySQL database?

Sunday, July 19th, 2009

Untuk menapilkan seluruh user yang ada di dalam mysql server kita kita dapat menjalankan perintah sebagai beriku :

select * from mysql.user;
untuk perintah di atas semua informasi tentang user akan tampil dan di tampilkan dengan bentuk kolom.

select * from mysql.userG;
Untuk perintah ini informasi user di tampilkan sekelompol.

select User from mysql.userG;
Ini perintahh untuk menampilkan usernya saja.

Ya sekian duluu ….

Masalah Di Mysql Server

Tuesday, July 14th, 2009

Ketika ada lonjakan listrix pln web server off secara tidak normal, kemudian secara terburu2 dinyalakn lg web server tersebut. Masuk de dalam web server semua service jalan dengan normal tapi kenapa web yang menggunakan koneksi data base gak bisa konek ke data base semua?????. Saya coba masuk mysql server dengan user dan password bisa masuk berrarti gak ada maslah di mysql server, tapi kenapa web masihh gak bisa konek dengan databases. Setelah di utak utik gak jelas dan gak ada hasil hix hix minta bantuan ama master hix hix ….. eeeee ternyata file mysql.socket minta di update atau di gantii dengan yang baru…. Sebagai berikut :

-bash-3.2# rm /var/www/var/run/mysql/mysql.sock
-bash-3.2# ln -f /var/run/mysql/mysql.sock /var/www/var/run/mysql/
Cuma gitu aja wahh dasarr masihh cupuuu……
Sekian terimakasih :-)

PPTP Server Mikrotik Os

Sunday, July 12th, 2009
/ interface ethernet
set ether1 name=”ether1″
/ interface bridge
add name=”lan” arp=proxy-arp

/ interface bridge port
add interface=ether1 bridge=lan

/ ip address
add address=192.168.0.1/24 interface=lan

/ ip dns
allow-remote-requests=yes

/ ip firewall service-port
set gre disabled=no
set pptp disabled=no

/ ip pool
add name=”pptp” ranges=192.168.0.200-192.168.0.229

/ ppp profile
add name=”pptp-in” local-address=192.168.0.1 remote-address=pptp use-encryption=required only-one=yes change-tcp-mss=yes dns-server=192.168.0.1

/ interface pptp-server server
set enabled=yes max-mtu=1460 max-mru=1460 authentication=chap,mschap1,mschap2 default-profile=pptp-in

/ ppp secret
add name=”user-1″ service=pptp password=”******” profile=pptp-in
add name=”user-2″ service=pptp password=”******” profile=pptp-in